HUBUNGAN USIA DAN STATUS GIZI DENGAN PERCEPATAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA FASE INFLAMASI POST SECTIO CAESAREA PADA IBU POST PARTUM DI RSKDIA PERTIWI MAKASSAR

Authors

  • Nirmala Amir STIKES Edukasi Makassar
  • Ibrahim Wilil STIKES Graha Edukasi Makassar

Keywords:

Status Gizi, Penyembuhan Luka Sectio Caesarea

Abstract

Sectio caesarea adalah melahirkan janin melalui sayatan pada dinding perut (abdomen) dan dinding rahim (uterus). Berdasarkan data yang diperoleh dari RSKDIA Pertiwi Makassar menunjukkan bahwa jumlah ibu yang melahirkan pada tahun 2020 sebesar 1351 melakukan persalinan sectio caesar sedangkan pada tahun 2021 persalinan dengan sectio caesar yaitu sebesar 1081 persalinan sectio caesar, Sedangkan laporan peninjauan pada tahun 2022 menurun sebesar 1.006 persalinan. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional teknik pengambilan sampel sebanyak 61 orang dengan menggunakan analisis chi-square.

Hasil penelitian diperoleh usia (?=0,492<?=0,05) tidak berhubungan dengan penyembuhan luka, dan status gizi dengan penyembuhan luka dan status gizi tidak dapat di analisis karena semua status gizi ibu post sectio caesarea pada ibu portum baik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak ada hubungan usia dengan penyembuhan luka post sectio caesarea pada ibu portum di RSKDIA Pertiwi Makassar tahun 2023. Saran bagi perawat diharapkan informasi yang diperoleh dapat digunakan untuk memberikan pemahaman pada ibu post sectio caesarea portum tentang penyembuhan luka dan resiko terjadinya infeksi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

22-06-2023

How to Cite

Amir, N., & Wilil , I. . (2023). HUBUNGAN USIA DAN STATUS GIZI DENGAN PERCEPATAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA FASE INFLAMASI POST SECTIO CAESAREA PADA IBU POST PARTUM DI RSKDIA PERTIWI MAKASSAR. Jurnal Ilmiah Keperawatan Dan Kebidanan Holistic Care, 6(2), 88–92. Retrieved from https://jurnalgrahaedukasi.org/index.php/JIKKHC/article/view/285