PERBEDAAN SIKLUS MENSTRUASI PADA AKSEPTOR KONTRASEPSI HORMONAL SUNTIK 3 BULAN DAN PIL KOMBINASI DI PUSKESMAS KASSI-KASSI MAKASSAR

Authors

  • Mersiana Sri Handayani STIKES Graha Edukasi

Keywords:

Kata kunci : Kontrasepsi Suntik dan Pil, Siklus Menstruasi, WUS

Abstract

ABSTRAK

Tujuan Penelitian: untuk mengetahui apakah ada perbedaan siklus menstruasi yang terjadi pada akseptor kontrasepsi suntik 3 bulan dan pil kombinasi di puskesmas kassi – kassi Makassar. Metode: menggunakan rancangan cross sectional studi. Sampel penelitian ini adalah akseptor kontrasepsi yang menggunakan kontrasepsi hormonal suntik 3 bulan dan pil kombinasi yang tercatat di poli KIA/KB puskesmas kassi – kassi.Cara pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling dengan jumlah sampel 96 orang. Data di analisis dengan menggunaakan uji Mann Whitney, Hasil: Dari hasil analisis data dengan menggunakan uji statistik Mann Whitney maka di peroleh hasil yang signifikan dengan nilai p =  0.000 yang berarti p value < 0.05 maka dapat  di  simpulkan bahwa pada kelompok Ho di tolak dan Ha di terima yaitu ada perbedaan siklus menstruasi pada akseptor kontrasepsi hormonal suntik 3 bulan dan pil kombinasi di puskesmas kassi – kassi Makassar. Diskusi: Penelitian ini menyarankan perlunya penyuluhan yang intensif tentang efek samping penggunaan kontrasepsi hormonal suntik 3 bulan dan pil kombinasi terhadap akseptor baik di klinik, puskesmas, rumah sakit maupun masyarakat dengan melibatkan unsur terkait secara lintas sektoral. Simpulan: pada umumnya akseptor kontrasepsi suntikan 3 bulan umumnya mengalami siklus menstruasi yang tidak normal, dan akseptor kontrasepsi pil kombinasi  umumnya mengalami siklus menstruasi yang normal

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

16-01-2018

How to Cite

Sri Handayani, M. (2018). PERBEDAAN SIKLUS MENSTRUASI PADA AKSEPTOR KONTRASEPSI HORMONAL SUNTIK 3 BULAN DAN PIL KOMBINASI DI PUSKESMAS KASSI-KASSI MAKASSAR. Jurnal Ilmiah Keperawatan Dan Kebidanan Holistic Care, 1(02). Retrieved from https://jurnalgrahaedukasi.org/index.php/JIKKHC/article/view/25