HUBUNGAN TINGKAT KETERGANTUNGAN DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA PASIEN STROK DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR

Authors

  • rusli taher STIKES Graha Edukasi

Keywords:

Kata kunci: Strok, Depresi, Tingkat ketergantungan

Abstract

ABSTRAK

Tujuan : mengetahui hubungan tingkat ketergantungan dengan tingkat depresi pada pasien strok. Metode : desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskritif koleratif dengan jumlah sampel 20 responden yang memenuhi kriteria inklusi dengan cara pengambilan sampel Purposive Sampling. Hasil : Berdasarkan dari analisis bivariat dari 20 responden yang diteliti di RSUD Labuang Baji Makassar ditemukan bahwa responden yang tingkat ketergantungannya  mandiri yang memiliki  depresi ringan sebanyak 3 orang (15 %) dan depresi berat sedang sebanyak 5 orang (25 %). Sedangkan responden yang tingkat ketergantungannya dibantu yang memiliki depresi ringan sebanyak 1 orang (5 %) dan depresi sedang sebanyak 11 orang (45 %). Diskusi : depresi berat post storke terjadi dua kali lebih banyak penderita wanita dibandingkan penderita pria. Pada penderita wanita beratnya depresi berkaitan dengan lesi di hemisfer kiri, gangguan fungsi kognitif dan riwayat gangguan psikiatrik sebelumnya, sementara pada penderita pria beratnya depresi berkaitan dengan gangguan kemampuan melakukan kehidupan sehari-hari dan gangguan fungsi social. Kesimpulan : Berdasarkan hasil uji ststistik Chi-square diperoleh nilai ? hitung 0,110 yang berarti bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat ketergantungan dengan tingkat depresi pada pasien strok atau Ha ditolak

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

16-01-2018

How to Cite

taher, rusli. (2018). HUBUNGAN TINGKAT KETERGANTUNGAN DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA PASIEN STROK DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR. Jurnal Ilmiah Keperawatan Dan Kebidanan Holistic Care, 1(02). Retrieved from https://jurnalgrahaedukasi.org/index.php/JIKKHC/article/view/24

Most read articles by the same author(s)